Selasa, 28 Juni 2016

Mari Bangun Tomuan


Teman-teman sekalian dan warga Gemuman dimana pun kita dan kalian berada
mari kita bangun tomuan yang dulu dikenal dengan kampung SANTIAGO yang sama-sama kita cintai ini.Saat ini kampung kita tomuan kondisinya agak kurang baik. Kita kalah dalam mendapatkan bekal (dunia maupun akhirat). Lihatlah saat ini anak-anak tomuan yang mau sekolah kira-kira ada berapa?

SMP 8 itu posisinya dekat bangat dengan tomuan
Berapa orang anak tomuan yang belajar di sana?

SMA 3 itu posisinya dekat bangat dengan toomuan
berapa orang warga tomuan sekolah di sana?

SMA 4 ?

SD ada di gang mesjid
tapi pengisinya apa mayoritas org tomuan atau orang luar tomuan?

dan masih banyak dan mungkin lebih dari cukup sekolah yang ada di sekitar tomuan baik itu negeri maupun swasta. Tapi ini semua tidak menjadikan warga tomuan menjadi orang-orang sekolahan (mau belajar).

Banyak orang yang lewat dari tomuan pergi ke sekolah tapi mereka bukan orang tomuan mereka bukan warga GEMUMAN. Sehingga mereka lebih maju dibanding kita GEMUMAN. Sehingga jangan salahkan mereka atau salahkan sistem jika kalau ada pemilihan kita kalah dengan mereka. Jangan salahkan mereka jika ada persaingan kita tidak mampu berbuat untuk diri sendiri apalagi untuk orang lain, dan jangan lupa di dalam jual beli juga terjadi persaingan. Bukankah penjual ingin menjual barangnya dengan harga tertinggi?

Saat ini kita warga GEMUMAN sudah mulai termarginalkan (terpinggirkan) oleh kita sendiri yang tidak mau mengupgrade diri dan kemampuan kita. Kita lebih asyik menghabiskan yang ada daripapda memanfaatkan yang ada. Jangan harap mengadakan yang belum ada.

Kita asyik menghabiskan waktu bukan memanfaatkan waktu.
Kita senang menghamburkan yang ada bukan mengadakan yang belum ada.
Kita terlalu konsen dalam perbedaan pendapat bukan berbuat agar sependapat
Kita sibuk melihat aib orang lain bukan menutupinya

Mari kita lihat fakta kalau kita sudah termarginalkan olah sikap kita sendiri.
Dulu di depan asli masih banyak orang warga GEMUMAN tapi sekarang mereka ke mana?
Di pasar sore masih ada orang si Sumiati dan cik Parida. Sekarang si Sumiati pindah kemana?. Siapa sekarang yang memiliki dan menempati rumah mereka yang dulu? Dijalan Dalil tani dulu ada muallimah syamsiah dan orang-orang sekitarnya (kampung tapa) Sekarang masih disana atau tidak?

Rumah nek Gundur sekarangn siapa yang menempatinya ?. Rumah mak irin sekarang punya siapa? Rumah DPR yang di jalan ercis laku  sama siapa? Tanah orang cik butet yang di belakang dibeli siapa? Rumah orang si dedek ? Tanah haji Rupino yang dulu lapangan bulutangkis ? Bengkel sembiring? Warung bang senen? Sekarang rumah wak perak akan di jual. Mungkin akan segera menyusul rumah nek boni (alm) rumah ucok mimik. Apa mungkin kita yang beli? tanya diri kita masing-masing. 
Semua yang belinya bukan kita bukan GEMUMAN. Terbuktikan kalah kita kalah? 

Jangan sampai nanti tomuan yang kita cintai ini jadi aneh untuk kita sendiri. Kita jadi pengontrak di rumah yang dulu milik kita. Kita jadi asing di kampung kita sendiri. dan yang paling penting jangan sampai Mesjid Jamik Assa'adah tidak ada lagi yang mengisinya karena GEMUMAN sudah pindah dan dipaksa pindah dari Tomuan.

Mungkin solusinya yang bisa kita lakukan dari sekarang adalah. Mari tingkatkan kemampuan dan keterampilan warga GEMUMAN dengan cara menuntut ilmu, belajar, sekolah setinggi-tingginya. Jangan lagi ada kata dan tindakan malas. Jangan lagi ada kita menjadi pengisi tetap lapo tuak. MAri kita bekerja sama. Tidak usah harus pegawai negeri, berniaga itu lebih baik. berwira swasta itu mulia. Bukankah berniaga itu jumlahnya ada 9 dari 10 pintu rejeki?. 

Mari kita dukung dan doakan setiap ada warga GEMUMAN yang akan melanjutkan sekolah. Mari kita permudah dan bantu urusan setiap warga GEMUMAN baik dibidang apa pun. Sudah saatnya kita sependapat singkirkan perbedaan pendapat jangan ada lagi perpecahan tapi yang ada persaudaraan.

Target kita adalah kita menjadi tuan rumah di kampung kita sendiri.Mesjid Jamik Assa'adah tetap ramai oleh orang-orang tomuan warga GEMUMAN.


Link Donasi
http://gg.gg/Bangun-Tomuan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar